RSS

Ayat Penyibak Tabir

24 Nov

Inilah Ayat Penyibak Tabir

Surat 41 ayat 53

Artinya: Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segala wilayah bumi dan pada diri mereka sendiri, hingga jelas bagi mereka bahwa Al Quran itu adalah benar. Tiadakah cukup bahwa sesungguhnya Tuhanmu menjadi saksi atas segala sesuatu? (QS. Fushshilat 53).

  • Membenarkannya Hukum Copernicus, ~ teori heliosentrisme.1
  • Mengembalikan Derajat Galileo Galilei,2 sebagai Ilmuwan Sejati,
  • Ditemukannya Jasad Fir’aun,
  • Naskah Injil Yang ditemukan di Turki berumur ± 1500 tahun,3
  • Ditemukannya:

Penemuan teks Injil Thomas di Nag Hamadi, Mesir pada tahun 1945.

Dua tahun setelahnya, 1947, terjadi penemuan kedua berupa gulungan manuskrip di Qumran dekat Laut Mati, yang kemudian dikenal dengan nama: Gulungan Laut Mati (The Dead Sea ScroIIs).

Mungkin kita bertanya-tanya, apa sebenarnya yang sedang berlangsung disekeliling kita? dan akan terus berlanjut mengikuti kebenaran Al-Qur’an sesuai dengan janji Allah, pertanyaan ini berkaitan erat dengan pertanyaan: Kenapa setelah ribuan tahun berlalu, baru ditemukan?

Perkembangan sain dan tekhnologi masa kini, di mana rasionalitas ditempatkan di urutan pertama dan bagi Islam sendiri Sain dan Agama merupakan saudara kembar yang tak dapat terpisahkan, adalah hikmah dari yang Maha Mengetahui Allah SWT,  jika penemuan  itu terjadi pada masa sekarang, masa dimana manusia telah siap menerima penyingkapan tabir, baik secara mental (obyektifitas yang berdasarkan sain dan bukan kepentingan kelompok agama) serta kemampuan manusia dalam memahami penyingkapan tersebut berdasarkan ilmu dan pengetahuan yang mereka miliki.

Sebab, mungkin, jika ditemukan pada masa-masa dulu, karena perkembangan sain belum canggih, maka “kepentingan” dan “ketidak mampuan”-lah yang berbicara, apalagi dalam hal penemuan arkeologi dimana penelitiannya pada masa kini dilengkapi dengan ilmu-ilmu yang berbasis teknologi tinggi, seperti analisa DNA, carbon dating (untuk mengetahui masa per menit dari sampel yang dikaji), juga melibatkan satelit (untuk melihat outline dari daerah lokasi penemuan), serta tes kimia.

Bahwa penemuan tersebut merupakan bukti dari janji Allah yang difirmankan-Nya seperti ayat yang di atas, namun sebagai seorang Muslim yang diajari Al-Qur’an untuk mengkaji segala yang terjadi, kita patut meneliti dan mencari hikmah ada apa dibalik penemuan dari benda-benda yang sudah terkubur selama ribuan tahun.

Manuskrip Injil ditemukan di Turki
Setelah Terkubur Ribuan Tahun

bibel1
bibel2

bibel3

Injil kuno yang diyakini sebagi Injil Barnabas

TULISAN yang menyebutkan perkiraan Yesus soal datangnya Rasulullah saw dilaporkan bernilai 22 juta dolar AS (Rp 200 miliar).***

ANKARA, (PRLM).-

Kitab Injil berumur 1.500 tahun menarik perhatian Vatikan, karena Yesus diyakini telah mengatakan akan datangnya Nabi Muhammad saw ke bumi. Paus Pulus Benedict XVI dikabarkan telah meminta untuk melihat kitab tersebut, yang disembunyikan di Turki selama 12 tahun, seperti dilaporkan Daily Mail yang dikutip Al Arabiya.net.

Tulisan itu diperkirakan berharga 22 juta USD (Rp 200 miliar), yaitu bagian yang mengandung perkiraan Yesus soal kedatangan Rasulullah, namun bertahun-tahun ditentang gereja kristen karena isi teks tersebut sejalan dengan padangan Islam soal Yesus, ungkap Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Turki Ertugrul Gunay. “Sejalan dengan kayakinan kalangan Islam, Injil memperlakukan Yesus sebagai manusia bukan tuhan. Ini membantah trinitas kudus dan penyaliban sekaligus memunculkan perkiraan Yesus mengenai datangnya Nabi Muhammad,” tambah Ertugrul.

“Pada satu versi Injil, dikatakannya kepada seorang pendeta, ‘Siapa nama Messiah? Muhammad adalah nama yang diberkati. Pada bagian lain, Yesus menolak disebut sebagai Messiah, seraya menyebutkan orang itu akan berasal dari Bani Ismail, sebutan untuk bangsa Arab.”

Injil yang disebut sebagai Injil barnabas itu dijaga pihak berwenang di Ankara, Turki sebelum diserahkan kepada Museum Etnografis Ankara, untuk kemudian dipamerkan. (A-88)***

Naskah injil yang ditemukan di Turki bertuliskan bahasa Syriac dialek Aram.

ANKARA   — Sebuah media di Timur Tengah   Alarabiya   melaporkan bahwa pemerintah Turki akan menerjemahkan alkitab berusia 1.500 tahun.

Injil kuno yang menyebut kerasulan Muhammad SAW itu memang sempat mengundang perhatian dunia. Selain menyebut akan datangnya Nabi Muhammad, Injil itu juga menyebut bahwa Yesus adalah manusia fana dan tak pernah disalib.

Injil Barnabas   yang di percaya para analis sebagai tambahan dari kitab-kitab injil asli seperti Markus, Matius, Lukas, dan Yohanes menarik perhatian awal tahun ini. Dalam kitab Yesus telah meramalkan kedatangan Nabi Muhammad.

Pada Februari lalu, Vatikan secara resmi telah meminta untuk melihat alkitab yang ditemukan Turki selama operasi penyelundupan pada tahun 2000. Pekan ini kutipan dari dokumen asli tersebut telah di terjemahkan. Dokumen yang ditulis dengan bahasa Syriac dialek Aram tersebut menyangkal Ketuhanan Yesus.

Laporan sebuah majalah online   Y-Jesus  yang berbasis di Amerika Serikat dalam analisisnya mengenai Injil Barnabas mengungkapkan, teks dokumen secara efektif menyangkal keilahian Yesus dan menolak konsep trinitas, kepercayaan kristen yang mendefinisikan Allah dalam tiga pribadi, Bapa, Anak, dan Roh Kudus.

Laporan itu juga menyatakan dalam Injil Barnabas, Yudas Iskariot disebut sebagai orang yang mati disalib dan bukan Yesus. Sementara dalam Perjanjian Baru, Yudas disebut mengkhianati Yesus.

Pernyataan dari laporan kajian terhadap Injil Barnabas tersebut menantang pesan Kristen selama ini. Pesan selama ini, kematian Yesus dikatakan sebagai pengorbanan Juru Selamat bagi dosa-dosa Kristen dan kebangkitanya sebagai harapan kehidupan kekal.

Pernyataan Injil Barnabas mendukung keyakinan Islam bahwa penyaliban Yesus tidak pernah terjadi.

St. Barnabas secara tradisional diidentifikasikan sebagai pendiri Gereja Siprus. Ia adalah orang Kristen pertama yang dianggap sebagai rasul bagi umat Kristen.

Menteri Pariwisata dan Kebudayaan Turki, Ertugrul Gunay, mengatakan, teks dari Injil Barnabas tersebut dilaporkan bernilai sekitar 22 juta US dolar (210 milyar rupiah).

“Sejalan dengan keyakinan Islam, Injil memperlakukan Yesus sebagai manusia bukan Tuhan. Ini menolak ide dari tritunggal kudus dan penyaliban. Serta ramalan Yesus akan kedatangan Nabi Muhammad,” Kata Gunay seperti dilaporkan dalam salah satu surat kabar setempat.

Saat ini injil dijaga ketat oleh pihak berwenang Turki sebelum diserahkan pada Museum Etnografi Ankara. Rencananya teks asli injil tersebut akan dipamerkan di museum.

Selembar Fotokopi Injil Barnabas Rp. 14 Milyar

Naskah kuno berusia 1.500 tahun yang diyakini sebagai versi asli Injil Barnabas, terus mengundang perhatian dunia. Bahkan, fotokopi satu lembar manuskrip jadul tersebut bisa dihargai hingga 1,5 juta dolar AS (sekitar Rp 14 miliar).

Naskah kuno tersebut ditulis dalam bahasa Aramaic yang diyakini sebagai bahasa yang dipakai Bunda Mariam, ibunda Yesus Kristus. Naskah itu ditulis dengan tinta emas dalam lembaran berbahan kulit. Di dalamnya disebutkan berbagai hal yang bertentangan dengan doktrin Kekristenan pada umumnya.

Pada bab 41 tertulis lafal syahadat dan pengakuan terhadap kerasulan Muhammad SAW.   “Ketika Adam berbalik, ia melihat di atas pintu gerbang surge tertulis kalimat ‘Tiada tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan-Nya’.”

Selain itu, Injil Barnabas tersebut juga menyebutkan Yesus tidak pernah disalib. Yesus juga dikatakan telah memprediksi kedatangan Muhammad.

Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Turki, Ergrul Gunay mengatakan, manuskrip itu bisa jadi merupakan versi asli dari Injil. Dibeberkan Gunay, Vatikan telah mengajukan permintaan resmi pada pihaknya untuk melihat manuskrip yang mengundang kontroversi itu.

Sementara Media Iran, Basij Press melaporkan, adanya upaya-upaya dari kaum Zionis dan pemerintahan negara-negara Barat untuk mensabotase isi manuskrip itu. Namun, Pemerintah Turki merespon cepat dengan menerjunkan militer untuk menjaga keamanan manuskrip.

Banyaknya pihak yang merasa berkepentingan membuat nilai naskah itu meroket. Media Inggris Daily Mail menaksir harga manuskrip itu bisa mencapai 14-28 juta dolar AS. Salinan fotokopi per lembarnya saja bisa dihargai hingga 1,5 juta dolar AS.

Militer Turki Jaga Ketat Injil Barnabas

Militer Turki mengamankan secara ketat naskah kuno yang diklaim sebagai Injil Barnabas dari abad kelima masehi. Naskah itu dijaga dengan ketat agar tak lepas ke tangan yang tidak bertanggung jawab.

Media Iran Basij Press melansir, alasan di balik pengambilalihan naskah kuno oleh pihak militer itu dikarenakan adanya upaya dari kaum Zionis dan pemerintah negara-negara Barat untuk mensabotase isinya.

“Militer Turki mengambil alih kepemilikan naskah kuno itu karena Zinonis dan Barat berusaha memusnahkannya,”   tulis surat kabar Iran itu seperti dilansir   wnd.com .

Sebagian isi Injil kuno tersebut memang menyalahi doktrin Kekristenan pada umumnya. Bahkan pada bab 41 tertulis lafal syahadah dan pengakuan terhadap kerasulan Muhammad. “Ketika Adam berbalik, ia melihat di atas pintu gerbang surge tertulis kalimat ‘Tiada tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan-Nya’.”

Injil Barnabas itu juga menyebutkan bahwa Yesus tidak pernah disalib. Yesus juga disebut telah memprediksi kedatangan Muhammad.

-0o0-

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 24 November 2014 in tabir

 

Tag:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: