RSS

Eropa Akan Jadi Benua Islam?

24 Jan

Ramalan Napoleon Bonaparte Tentang Islam Segera Terwujud ?!

muslims-moscow
Simak Perkataannya:
Dikutip dari buku: “Stanislas Cuyard-Ency des Sciences Religioses”, Paris, 1880, jilid IX, p. 501 Napoleon Bonaparte mengatakan sebagai berikut:
“Selama abad-abad pertengahan, sejarah peradaban Islam berjalan sepenuhnya. Berkat keuletan kaum Musliminlah maka ilmu pengetahuan dan falsafah Yunani tertolong dari kebinasaan, dan kemudian datang membangunkan dunia Barat serta membangkitkan gerakan intelektual sampai pada pembaruan Bacon. Dalam abad ke-7 dunia lama itu sedang dalam sakaratulmaut. Muhammad memberi kepada mereka sebuah Qur’an yang merupakan titik tolak ke arah dunia baru.”

Masih dikutip dari bukunya yang berjudul: “Bonaparte et I’Islarn oleh Cherlifs, Paris, p. 105″, menerangkan sebagai berikut:
“I hope the time is not far off when I shall be able to unite all the wise and educated men of all the countries and establish a uniform regime based on the prinsiples of the Qur’an wich alone can lead men to happiness.
Artinya:
Saya meramalkan bahwa tidak lama lagi akan dapat dipersatukan semua manusia yang berakal dan berpendidikan tinggi untuk memajukan satu kesatuan kekuasaan yang berdasarkan prinsip-prinsip ajaran Islam, karena hanyalah Qur’an itu satu-satunya kebenaran yang mampu memimpin manusia kepada kebahagiaan.

Diperjelas lagi oleh: Sir George Bernard Shaw dalam bukunya: “The Genuine Islam, Vol. 1, No. 8, 1936”, mengatakan:If any religion had the chance of ruling over England, may Europe within the next hundred years, it could be Islam,”  artinya: “Jika ada agama yang berpeluang menguasai Inggris, bahkan Eropa – beberapa ratus tahun dari sekarang, maka Islam-lah agama tersebut”.

Sekarang mari kita sejenak merenungkan apa yang dikatakan oleh Michael H. Hart dalam bukunya 100 Tokoh yang Paling Berpengaruh dalam Sejarah, mengatakan: “Alam dan hukum alam tersembunyi di balik malam. Tuhan berkata, biarlah Newton ada! Dan semuanya akan terang benderang ”, kalimat ini ditujukan untuk: ISAAC NEWTON yang hidup pada tahun 1642-1727 dimana ia menempatkannya pada urutan ke 2 yakni setelah Nabi Muhammad pada urutan 1 dan sebelum Yesus pada urutan 3.

Apa maksud perkataan: “biarlah Newton ada! Dan semuanya akan terang benderang” pada ungkapan ini?, ataukah hanya sekedar puisi saja?.

Sesungguhnya hikmah dari perkataan ini tidak lain sebagai pembuktian kebenaran sain modern oleh ilmuwan seperti Galileo CS dengan teori heliocentrisme yang dianggap ide gila (karena apabila bumi berputar maka isi-isinya pasti bergelantungan dan membentur satu sama lainnya, akhirnya terjawab oleh teori Newton)  atas “dokrin gereja” saat itu dimana Eropa secara umum yang umatnya mayoritas penganut Kristen harus tunduk pada aturan-aturan yang dikeluarkan gereja, sehingga gereja membentuk aturan sendiri dengan mendirikan lembaga inkuisisi. Lembaga inkuisisi inilah yang nantinya dipakai sebagai alat propaganda apabila ada orang-orang cerdik pemikir yang dianggap tidak sesuai dengan isi Alkitab (Bible) yang mereka yakini maka orang tersebut akan diadili sampai-sampai dihukum mati maupun dibakar hidup-hidup.

Siapa yang tidak kenal ilmuwan seperti : Giordano Bruno, Michael Servetus, Copernicus, Galileo Galilei. Para ahli sejarah ada yang menyebutkan bahwa mereka lahir terlalu cepat dari waktunya, dimana paradigma pada kala itu dikuasai oleh ego manusia yang dibelenggu oleh aturan agama yang teramat kuat  dan dikenal dengan istilah abad renaissance (abad munculnya pembaharuan/gerakan budaya Yunani-Romawi sehingga membentuk kebudayaan tradisional yang sepenuhnya diwarnai oleh ajaran Kristen), sebab menurut kitab suci, manusialah puncak penciptaan Sang Pencipta dan penciptaan itu adanya hanya di bumi semata.

Kebenaran adakalanya sering dikaitkan dengan pikiran atau mitos yang menjadi keyakinannya yang justru seringkali melahirkan prinsip egoistik yang mendalam, ibarat pendapat kebanyakan orang bahwa matahari itu terbit dari timur dan terbenam disebelah barat, padahal kenyataannya salah total, karena sesungguhnya matahari itu tidak pernah mengenal terbit maupun terbenam; planet bumi ini beredar sesuai garis orbitnya pada matahari itulah faktanya, akan tetapi manusia dengan egonya tetap menggambarkan sesuai dengan persepsi dan konsepsinya sendiri.

Isaac Newtonlah orangnya yang sanggup menyuguhkan kumpulan teori yang terangkum rapih dan meletakkan batu pertama ilmu pengetahuan modern yang kini arusnya jadi anutan banyak orang, dan Isaac Newton pulalah yang menyelamatkan serta membela dan membersihkan nama baik untuk para ilmuwan yang disebutkan diatas sehingga keberadaan Isaac Newton sendiri seolah-olah sengaja diutus tuhan untuk membuktikan kebenaran sain modern yang jauh hari telah dikemukakan oleh para ilmuwan dengan mengatakan: biarlah Newton ada! Dan semuanya akan terang benderang, lahirnya Isaac Newton 1642 bertepatan dengan tahun wafat Galileo.

Dengan hukum gerak Newton (Teori Gravitasi) yang terkenal itulah dapat membela sehingga menyelamatkan kebenaran para ilmuwan sebelumnya (orang-orang dahulu beranggapan kalau bumi berputar tentunya seluruh isinya saling berbenturan dan bergelantungan, maka dijawab dengan hukum gravitasi)  dan menjungkir-balikkan kepercayaan orang-orang terdahulu yang berpedoman pada Alkitab (Bible) karena menganggap sebagai sumber keyakin yang hakiki sehingga harus dijunjung tinggi kemurnian dan kebenarannya.

baca: 100 Orang Paling Berpengaruh di Dunia

Atas dasar inilah Napoleon Bonaparte, dengan berani menyatakan dalam bukunya yang berjudul ‘Bonaparte et I’Islarn oleh Cherlifs, Paris’, sebagai berikut:

I read the Bible; Moses was an able man, the Jews are villains, cowardly and cruel. Is there anything more horrible than the story of Lot and his daughters?” “The science which proves to us that the earth is not the centre of the celestial movements has struck a great blow at religion. Joshua stops the sun! One shall see the stars falling into the sea… I say that of all the suns and planets,…
( “Saya membaca Bible; Musa adalah orang yang cakap, sedang orang Yahudi adalah bangsat, pengecut dan jahat. Adakah sesuatu yang lebih dahsyat daripada kisah Luth beserta kedua puterinya?” (Lihat Kejadian 19:30-38) “ Sains telah menunjukkan bukti kepada kita, bahwa bumi bukanlah pusat tata surya, dan ini merupakan pukulan hebat terhadap agama Kristen. Yosua menghentikan matahari (Yosua 10: 12-13). Orang akan melihat bintang-bintang berjatuhan kedalam laut…. saya katakan, semua matahari dan planet-planet ….”)

Jelas sekali semua pernyataannya yang dituangkannya kedalam bukunya merupakan tamparan untuk dunia barat hingga kini dan juga bukanlah suatu pengakuan yang mengada-ada tanpa bukti, beliau berani mengungkapkan karena adanya bukti nyata dimana selama berabad-abad sesungguhnya dunia sains mati dimana para pemikir-pemikirnya terpasungkan oleh dogma gereja sehingga membuat para ilmuwan tidak dapat berpikir elegan. Dengan kata lain selama dogma masih ada maka ilmu pengetahuan terbelenggu dan terpasungkan. Dan nyatalah sudah dan terbukti setelah lembaga-lembaga sain bersatu dan mencoba menjauhi dalam arti memisahkan kedudukan antara sain dan keyakinan gereja terbukti dengan cepat sain mengubah dunia sehingga berdampak luas untuk negara yang dengan sendirinya melepaskan diri dari pengaruh agama sehingga terbentukllah apa yang dinamakan negara sekuler seperti saat ini.

Terkadang kita ngiris mendengar dengan adanya banyak kaum  awam mengatakan bahwa Negara-negara Kristen lebih maju dari pada Negara-negara Islam, apakah mereka bodoh atau tidak tahu?. Justru dengan meninggalkan pola berpikir yang menjadi dogma kitab merekalah sehingga dapat merubah dunia secara bombastis, seperti yang dikatakan oleh Brian S Turner  dalam bukunya Max weber and Islam mengatakan: “Christians are strong because they are not really Christians, Moslem are weak because they are not reallly Moslem”, artinya: Orang kristen maju sebab mereka meninggalkan kristen tapi Orang Islam lemah karena mereka meninggalkan Islam.

Tahukah anda kenapa Vatikan dijadikan Negara walaupun secuil? Bukankah kita tahu dulunya Vatican bagian dari Roma? Bukankah kita tahu dulunya Romawi menguasai sebagian dunia? Lalu mengapa yang dulunya hebat kok sekarang menjadi negara cuilan dengan luas hanya ± 44 Ha alias terkecil di dunia? Hal ini tidak terlepas dari pembentukan opini modern yang bernama “win-win solution: tidak ada yang menang maupun kalah” terjadi dari hasil adanya perjanjian Concordat yang merupakan suatu taktik jitu bentukan Napoleon pada tahun 1801 yang ditanda tangani oleh Paus Pius VII kala itu, sehingga pada akhirnya berdampak ke perjanjian Lateran 1929, dengan kata lain negara harus berdiri sendiri tanpa adanya dogma-dogma agama alias pemisahan diri dari aturan agama sehingga terbentuklah negara-negara sekuler seperti saat ini.

Napoleon dalam pemikirannya sadar betul akan hal ini dimana beliau beranggap bukanlah agamanya yang salah tapi pegangan yang menjadi keyakinannyalah yang salah yaitu Bible/Alkitab yang tidak sesuai dengan sain modern, untuk mengenal dan memahami pemikiran-pemikiran beliau lebih jauh lagi dapat dibaca dalam bukunya yang berjudul: “Stanislas Cuyard-Ency des Sciences Religioses” dan “Bonaparte et I’Islarn oleh Cherlifs” kedua buku ini diterbitkan di Paris-Prancis.

Dan yang mengejutkan diakhir abad ke 20 seorang pakar sain dibidang kedokteran Prancis dan ahli bedah Dr. Maurice Bucaille dengan bukunya : BIBEL, QUR-AN, dan Sains Modern, sesuai profesinya seorang ahli bedah mencoba juga membedah isi dari kedua kitab suci tersebut yang ditinjau dari sudut sain modern yang pada akhirnya menyimpulkan tentang Bible/Alkitab sbb: “Banyak orang Kristen yang tidak mengetahui kontradiksi, kekeliruan atau ketidak sesuaian dengan Sains modern, dan mereka terkejut sewaktu mereka mengetahuinya, oleh karena selama ini mereka terpengaruh oleh tafsiran-tafsiran yang memberikan penjelasan-penjelasan halus untuk meyakinkan mereka dengan bantuan permainan bahasa apologi.” (Dr. Maurice Bucaille, BIBEL, QUR-AN, dan Sains Modern).

Sehingga dari penelitian yang mereka lakukan berdasarkan sain maka tercampaklah satu kitab yang dianggap suci yang tidak dapat mendukung sain modern yakni Bible/Alkitab, yang perlu diingat bahwa ungkapan ini keluar dari pakar yang memang bukan seorang penganut Islam sebelumnya, boleh dikatakan berawal dari sinilah selanjutnya banyak pakar-pakar sain yang mencoba meneropong kebenaran untuk mengetahui rahasia ilahiyah sesuai dengan sain modern berdasarkan sudut pandang Alqur’an diantaranya adalah :

Ir. Agus Haryo Sudarmojo dengan bukunya “History of Earth (Menyingkap Keajaiban Bumi dalam Al-Quran),

Ir. Arifin Muftie, Seorang Alumnus ITB dan mantan GM Corporate Secretary PT. INTI Bandung , dengan bukunya berjudul: “MATEMATIKA ALAM SEMESTA Kodetifikasi Bilangan Prima dalam Al-Qur’an”,

Dr. Maurice Bucaille seorang ahli bedah Prancis dengan bukunya : BIBEL, QUR-AN, dan Sains Modern,

Adnan Oktar yang lebih dikenal dengan nama Harun Yahya seorang Ilmuwan yang banyak menuliskan buku-buku yang mencoba meneropong sain melalui Alqur.an.

Memang kita sadari Al-Qur’an bukanlah ensiklopedia sains ataupun ensiklopedia misteri alam jagad, namun terdapat banyak sekali rahasia alam yang terungkap. Hanya orang-orang yang ‘sadar’ dan berilmu yang dapat mengorek segala rahasia informasi di dalamnya. Tak ayal, jika dalam mengarungi samudra kehidupan, Al-Qur’an senantiasa didaulat menjadi pedoman hidup demi menggapai kebahagiaan di dunia maupun di akhirat, begitulah kata orang bijak yakni para pakar sain modern mengatakan, dan yang perlu diingat dalam meneropong sain dari kaca mata agama adalah terlebih dahulu berusaha untuk mencoba melepaskan baju keyakinan yang dianut seorang pakar tersebut agar terhindar dari dogmatis yang telah melekat menjadi darah daging sang pakar. Begitulah yang dilakukan oleh banyak pakar seperti:

Dmitry Polakov Ilmuwan fisika berasal dari Ukraina perihal penelitian tentang terbitnya matahari dari barat, yang akhirnya memutuskan masuk Islam, (http://duniamuallaf.blogspot.co.id/2014/04/subhanallah-ilmuwan-ukraina-dmitry.html)

DR. Keith L. Moore MSc, PhD, FIAC, FSRM seorang ilmuwan kelahiran Ontario-Kanada adalah Presiden AACA (American Association of Clinical Anatomi) antara tahun 1989 dan 1991. Ia menjadi terkenal karena literaturnya tentang mata pelajaran Anatomi dan Embriologi dengan puluhan kedudukan dan gelar kehormatan dalam bidang sains, yang akhirnya memutuskan masuk Islam (https://islamislogic.wordpress.com/2014/01/07/dr-keith-l-moore-ini-tak-mungkin-muhammad-pasti-menggunakan-mikroskop/)

Profesor Alfred Kroner, salah satu ahli geologi dan Asal Usul Bumi,

Profesor Shroeder dengan bukunya Fenomena Laut, Pro f. William W Hay, ahli geologi Universitas Colorado yang mengulas masalah Laut dan Samudra, dan banyak pakar-pakar lainnya.

russian_women

Baru-baru ini kita dikejutkan dengan sebuah pernyataan mantan PM Inggris Tony Blair yang menyebutkan tentang kebiasaannya membaca kitab suci umat Islam Al Qur’an. Padahal siapapun tahu riwayat Tony Blair selama menjabat PM Inggris penuh “permusuhan” dengan dunia Islam. Karena kegemaran menginvasi dunia Islam, Blair sering disebut sebagai biang teror di dunia Islam. Menurut sang mantan PM Inggris tersebut, dengan membaca Quran, dia menjadi seorang yang melek iman, “Melek iman amat penting di era globalisasi seperti ini. Saya membaca Al Qur.an setiap hari sebagai upaya untuk dapat mengerti dan mengerti apa yang terjadi di dunia oleh karena sifatnya yang instruktif,” ujar Blair dalam wawancara dengan majalah Observer. Blair meyakini dengan pengetahuannya mengenai Islam berarti akan sangat membantu perannya saat ini sebagai Duta Besar Timur Tengah untuk Kuartet PBB, AS, Uni Eropa (UE), dan Rusia. Ia ingin membantu menyelesaikan konflik yang telah menahun antara Palestina-Israel.

laurenbooth2Lauren  Booth

Sementara baru saja kita dikejutkan dengan pernyataan Blair, tambah dikejutkan lagi dengan masuk islamnya/muallaf saudara tiri perempuannya yang bernama Lauren Booth Blair yang berprofesi sebagai Jurnalis dan aktivis Ham, dan Ia dengan lugas berkata kepada dunia “Saya bangga menjadi bagian gelombang terkecil umat Islam Eropa yang akan menjadi gelombang besar di kemudian hari”. Aneh bin ajaib ini terjadi pasca tragedi serangan ke menara kembar WTC di New York, 11 September 2001, dimana pada saat itu dunia mulai mengutuk umat islam sebagai biang terornya, sehingga Lauren Booth Blair yang dikenal sebagai plagiat HAM memainkan perannya untuk menyelidiki keterlibatan dunia Islam pada saat itu, dengan melepaskan jubah keyakinan yang dianutnya sehingga ia dapat bekerja atas nama HAM yang akhirnya menyimpulkan ada kejanggalan dibalik tragedi tersebut yang saat ini tidak dapat disembunyikan lagi (http://gusmendem-3.blogspot.co.id/2014/01/kejanggalan-di-balik-peristiwa-911_1980.html), sambil mendalami makna dan arti dari keyakinan Islam itu sendiri hasil akhir yang membawanya untuk mengakui islam sebagai agamanya hingga akhir ajalnya dan kini gencar melakukan da’wa Islam di negara tercintanya Inggris, kalau anda ingin lebih dekat mengenalnya silahkan kunjungi websitenya: “http://www.laurenbooth.org/about-me”.

Dengan kenyataan ini semua, tak pelak lagi apa yang dikatakan Napoleon Bonaparte jauh sebelumnya telah meramalkan dimana suatu saat Islam akan menguasai Eropa akan menjadi kenyataan juga. Pertumbuhan sangat pesat dialami Negara Rusia dimana jumlah populasinya mencapai lebih dari 27 juta jiwa (http://www.muslimpopulation.com/Europe/), sehingga menjadi kekuatan Islam terbesar di Eropa, sampai-sampai Dmitri Smirnov, Imam Agung Kristen Orthodox Rusia, menyebutkan masa depan Rusia akan menjadi milik umat Islam dan telah di amini juga oleh Presiden Rusia Vladimir Putin yang telah mengakui Islam sebagai agama resmi Rusia, dan akhirnya Putinpun mengatakan dengan tegas Islam Bagian Tak Terpisahkan dari Kehidupan Spiritual di Rusia, “http://indonesia.rbth.com/discover_russia/2017/01/19/putin-islam-bagian-tak-terpisahkan-dari-kehidupan-spiritual-di-rusia_684266

Didasari dengan pengkajian dari beberapa lembaga survey terkemuka dunia, coba simak apa kata mereka:

Pada tahun 2050 nanti, diprediksi jumlah Muslim di Eropa dapat menjadi 20% dari total populasi benua tersebut karena meningkatnya imigrasi dan rendahnya angka kelahiran penduduk asli Eropa. Inggris, Spanyol, dan Belanda bahkan akan memiliki jumlah Muslim lebih banyak daripada penduduk asli dalam waktu dekat, ujar sebuah laporan di Daily Telegraph.

Tahun lalu, lima persen dari total populasi 27 negara di Eropa adalah Muslim namun ini akan meningkat secara signifikan dalam empat dekade mendatang dengan semakin meningkatnya jumlah Muslim yang bermigrasi ke Eropa untuk mencari kehidupan yang lebih baik sementara jumlah penduduk asli terus menurun.

Inggris, Spanyol, dan Belanda akan memiliki proporsi Muslim yang lebih tinggi dalam waktu dekat. Inggris, yang saat ini memiliki jumlah penduduk 20 juta lebih sedikit daripada Jerman, juga diproyeksikan akan menjadi negara terpadat di Eropa pada tahun 2060 dengan jumlah penduduk 77 juta jiwa. Pada tahun 2009, jumlah Muslim di Perancis mencapai 9% dari total populasi. Di kota-kota seperti Marseilles dan Rotterdam, angkanya mencapai 25%.

Di London dan Copenhagen, penduduk Muslim berjumlah 10% dari total populasi. Sedangkan Spanyol adalah negara dengan peningkatan jumlah populasi Muslim terbesar dengan masuknya satu juta imigran Moroko ke negara itu dalam beberapa tahun terakhir.

Penemuan itu telah memicu tuduhan bahwa para penyusun kebijakan gagal melawan tantangan-tantangan dari “bom waktu demografis”. Para ahli mengatakan kurang ada perdebatan mengenai bagaimana perubahan populasi akan mempengaruhi wilayah-wilayah kehidupan mulai dari pendidikan dan perumahan hingga kebijakan luar negeri dan pensiun.

Data mengenai tingkat pertumbuhan Islam menunjukkan bahwa meningkatnya jumlah Muslim di negara-negara non muslim disebabkan terutama oleh imigrasi (di negara-negara Barat) dan angka kelahiran yang lebih tinggi (di seluruh dunia).

Tahun 2006, negara-negara dengan penduduk mayoritas Muslim memiliki angka pertumbuhan penduduk rata-rata 1.8% per tahun. Bandingkan dengan angka pertumbuhan penduduk dunia yang hanya 1.12% per tahun.

Islam adalah agama dengan pertumbuhan paling pesat di Eropa. Didorong oleh imigrasi dan angka kelahiran yang tinggi, jumlah Muslim di benua ini telah meningkat tiga kali lipat dalam 30 tahun terakhir.

Sebagian besar ahli demografis memprediksi angka pertumbuhan yang serupa untuk beberapa dekade mendatang. Carnegie Endowment for International Peace, Database Kristen Dunia pada tahun 2007 memperkirakan enam agama dengan pertumbuhan paling cepat adalah Islam (1.8%), aliran keyakinan Bahai’i (1.7%), Sikhisme (1.62%), Jainisme (1.57%), Hinduisme (1.52%), dan Kristen (1.32%). Tingginya angka kelahiran disebut sebagai penyebab pertumbuhan tersebut.

Monsignor Vittorio Formenti, yang menyusun buku tahunan Vatikan, dikutip dari tabloid Vatikan, L’Osservatore Romano, bahwa “Untuk pertama kalinya dalam sejarah, kita tidak lagi berada di puncak, Muslim telah menggeser posisi kita.” Ia mengatakan bahwa jumlah umat Katolik adalah 17.4% dari total populasi dunia, sedangkan Muslim mencapai 19.2%.

“Benar bahwa keluarga-keluarga Muslim, seperti yang telah diketahui, terus melahirkan banyak keturunan, sebaliknya, keluarga Kristen semakin sedikit memiliki anak,” ujarnya.

Juga disebutkan dalam sejumlah klaim dan rumor bahwa peningkatan jumlah Muslim disebabkan semakin banyaknya orang yang masuk agama Islam. Namun, data jumlah mualaf ini sulit untuk diverifikasi.

New York Times telah mengklaim bahwa 25% Muslim Amerika adalah mualaf. Di Inggris, juga ada klaim bahwa sekitar 10.000 hingga 20.000 orang masuk Islam tiap tahunnya.

Untuk lebih akurat lagi sebaiknya anda dapat mengunjungi lembaga survey dari Amerika Serikat yang sangat terkenal saat ini dengan pertumbuhan Islam yang mencengangkan : http://www.pewforum.org/2015/04/02/religious-projections-2010-2050/

Ternyata Islam berkembang dengan caranya sendiri walau streotip dan Islamopobhia bertebaran dimana-mana, tak akan mampu membendungnya, dengan bahasa puisi: “Tangan Tuhan telah bermain demi umat yang diridhoiNya”.

Tepat seperti yang telah difirmankanNya:
“Sesungguhnya Kamilah yang menurunkan Al-Qur’an dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya” (QS. Al Hijr : 9).

 

(Dirangkum oleh: Ady Irawady diambil dari berbagai sumber).

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 24 Januari 2017 in umum

 

Tag:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: