RSS

Belalang BERGERAK Berdasarkan Kawanan

14 Apr

sambil menundukkan pandangan-pandangan mereka keluar dari kuburan seakan-akan mereka belalang yang beterbangan. (Al Qur’an, 54: 7)

Ayat ini menggambarkan situasi semua orang di akhirat sebagai salah satu menyerupai kawanan belalang. Ada suatu yang menakjubkan dalam kiasan ini.

Banyak dari informasi yang diperoleh tentang belalang di abad kedua puluh dengan melakukan penelitian luas menggunakan mikro-kamera. Locust adalah sejumlah besar gerombolan belalang yang berperilaku sebagai satu tubuh. Datang secara bersamaan membentuk kawanan yang panjang dan lebarnya bisa mencapai beberapa kilometer, mereka terlihat seperti awan gelap. Telah temukan, misalnya, bahwa segerombolan Belalang terdiri dari Juta-an individu mampu menutupi 1.200 kilometer persegi (460 mil persegi) dan mengandung antara 40 dan 80 juta belalang per kilometer persegi. 

Selain itu, mereka menyimpan telurnya di tanah berpasir seperti biji, sementara larva tetap dibawah tanah untuk jangka waktu yang lama, mereka semua muncul bersama-sama. Setelah menggali terowongan 10-15 cm panjang di tanah, belalang betina meletakkan 95-158 telur sekaligus. Betina dapat bertelur setidaknya tiga kali dalam hidup mereka. Ketika larva telah matang kira-kira 10-65 hari, tergantung pada suhu udara, yang tiba-tiba mereka muncul dalam kelompok besar. Hingga 1.000 telur polong telah ditemukan di satu meter persegi. Kawanan Locust cukup besar untuk mampu menutupi beberapa ratus kilometer persegi, dengan jumlah belalang dewasa per kilometer persegi yang bervariasi dari antara 40 sampai 80 juta, keberadaan mereka dibawah tanah sangat panjang dan muncul tiba-tiba dalam jumlah besar semua pada waktu yang bersamaan, menyerupai kebangkitan manusia di hari kiamat. (Allah Maha-tahu yang terbaik).

Saat ini, belalang sedang dipelajari oleh unit khusus, yang menggunakan sistem pencitraan remote control. Bahkan data satelit NASA yang digunakan untuk mengidentifikasi daerah-daerah di Afrika di mana koloni Belalang yang berjumlah Juta-an telah dikembangkan. Berkat adanya data satelit, sehingga memungkinkan untuk melaksanakan penelitian secara luas di darat dan di ruang atas pada wilayah 18 juta kilometer persegi.

Sebagaimana telah kita lihat, fakta bahwa Al-Qur’an membuat perbandingan sebelum adanya teknologi tersebut, adalah salah satu bukti bahwa Al-Qur’an merupakan wahyu dari Allah Yang Maha-tahu.

Sumber: http://earthobservatory.nasa.gov/Study/Locusts/locusts2.html.

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 14 April 2017 in miracle

 

Tag:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: